WARTABANJAR.COM - Sebuah video viral memperlihatkan umat Hindu di Kuil Banke Bihari, Vrindavan, Mathura, Vrindavan, distrik Mathura, Uttar Pradesh, meminum air yang menetes dari patung gajah, yang mereka yakini sebagai "Charan Amrit" atau air suci dari kaki Dewa Krishna. Beberapa pengunjung bahkan membawa gelas untuk menampung air tersebut dan membawanya pulang.​ Namun, pengurus kuil, Dinesh Goswami, mengklarifikasi bahwa air tersebut sebenarnya berasal dari kondensasi unit pendingin udara (AC) di dalam area suci, bukan air suci. BACA JUGA:Oknum Polisi di Palembang Diduga Aniaya Mantan Pacar dalam Mobil, Sempat Keluarkan Senjata Api Ia menjelaskan bahwa "Charan Amrit" yang asli biasanya mengandung bahan seperti Tulsi dan kelopak mawar. Goswami juga mengingatkan bahwa air dari AC dapat mengandung mikroorganisme berbahaya dan logam berat yang berisiko bagi kesehatan. ​ Kejadian ini memicu perdebatan tentang pentingnya kesadaran ilmiah dan berpikir kritis dalam praktik keagamaan. Beberapa pengguna media sosial menyatakan keprihatinan atas kurangnya pemahaman ilmiah di kalangan umat. Seorang pengguna X (sebelumnya Twitter) menulis, "Pikiran tanpa temperamen ilmiah adalah tempat lahirnya mitos, takhayul, kebencian, dan perpecahan. Ini ancaman bagi demokrasi dan mendorong mentalitas kawanan." ​ Minum Air Toilet Insiden serupa pernah terjadi di Mumbai pada tahun 2012, ketika air menetes dari kaki patung Yesus dan disangka sebagai air suci. Belakangan, diketahui air tersebut berasal dari pipa toilet yang bocor di balik dinding patung. ​(Wartabanjar.com/The Economic Times/Oddity Central/berbagai sumber) editor: nur muhammad