WARTABANJAR.COM - Sebuah video yang beredar di media sosial Instagram memperlihatkan momen dramatis saat sebuah gedung runtuh akibat gempa dahsyat berkekuatan M 7,7 yang mengguncang Myanmar pada Jumat (28/3/2025). Video yang diunggah oleh akun @andreli_48 memperlihatkan sebuah gedung di Kota Bangkok, Thailand, yang tengah dalam proses pembangunan tiba-tiba ambruk setelah diguncang gempa hebat. Dalam rekaman tersebut, terlihat para pekerja berlarian panik mencari tempat aman. BACA JUGA:MURAH BANGET! Pemerintah Bangun 30.000 Rumah Subsidi untuk Nakes, Begini Rinciannya! Getaran Gempa Dirasakan di Beberapa Negara Gempa berkekuatan M 7,7 ini tidak hanya mengguncang Myanmar, tetapi juga dirasakan hingga Laos, Thailand, dan beberapa negara sekitarnya. Bahkan, menurut laporan CNN, getaran gempa ini terasa sampai ke China. Menurut Pusat Jaringan Gempa China (China Earthquake Networks Center/CENC), gempa tersebut juga terasa di Provinsi Yunnan, China barat daya. "Getaran terasa di Yunnan," tulis CENC di media sosial, dikutip AFP. CENC bahkan melaporkan bahwa kekuatan gempa mencapai 7,9 skala Richter. Kepanikan di Thailand Di Thailand, guncangan gempa membuat warga di bagian selatan negara itu hingga ibu kota Bangkok berhamburan keluar dari bangunan demi menyelamatkan diri. "Saya sedang tidur di rumah ketika tiba-tiba terdengar suara gemuruh," ujar seorang warga bernama Duangjai, dikutip AFP. Ia menambahkan, "Saya langsung berlari sejauh mungkin dengan masih mengenakan piyama." Gempa ini juga mendorong Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, untuk menggelar rapat darurat guna membahas dampak bencana tersebut. BACA JUGA:Kisah Bocah Selamat dari Tragedi Pohon Tumbang di Kuta, Ibunya Tewas Mengenaskan Pusat Gempa Berada di Myanmar Badan Survei Geologi Amerika Serikat (United States Geological Survey/USGS) melaporkan bahwa gempa terjadi sekitar pukul 12.50 waktu setempat. Episentrum gempa berlokasi 16 km di barat laut Sagaing, Myanmar, dengan kedalaman 10 km. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa atau tingkat kerusakan yang terjadi akibat gempa dahsyat ini. Namun, berbagai pihak terus memantau perkembangan dan potensi dampak susulan.(Wartabanjar.com/@andreli_48) editor: nur muhammad