“Kalau izin-izinnya masih susah, potensi konflik akan semakin besar,” ujarnya, menunjukkan betapa pentingnya mempermudah proses perizinan untuk mencegah konflik.
M. Rian Zakaria, S.H, selaku PLT Kepala Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam pengelolaan dan pemeliharaan sumber daya alam.
“Bersama pemerintah daerah melakukan kerjasama, menghubungkan akses seluruh masyarakat,” katanya, menunjukkan pentingnya kolaborasi untuk mencapai pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan berkeadilan.
BACA JUGA: Anjuran Itikaf di Masjid Pada 10 Hari Terakhir Ramadhan, Begini Sejarahnya
FGD yang difasilitasi oleh HMI Cabang Persiapan Tanah Laut ini diharapkan dapat memotivasi peserta untuk lebih aktif berperan dalam menyelesaikan masalah konflik lahan di masyarakat.
Dengan adanya dialog dan kolaborasi yang intensif antara berbagai pihak, diharapkan potensi konflik lahan di Kabupaten Tanah Laut dapat diminimalisir, dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud secara berkelanjutan.
Inisiatif HMI ini menunjukkan peran penting mahasiswa dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Tanah Laut.
Ketua Umum HMI Cabang (P) Tanah Laut, Muhamad Hartono, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk memberikan edukasi dan pemahaman tentang aturan hukum kepada para pemuda dan mahasiswa di Kabupaten Tanah Laut.







