WARTABANJAR.COM, BARABAI– Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan pembelajaran tahun ajaran 2026/2027 sudah dimulai sejak Senin (14/7/2026).

Namun, di tengah ribuan murid baru yang mengisi bangku kelas 1 sekolah dasar di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Tengah, SDN 3 Mandingin justru tidak menerima satu pun siswa baru.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Badaruddin, mengatakan sekolah tersebut menjadi satu-satunya SD negeri di HST yang nihil pendaftar pada penerimaan peserta didik baru tahun ini.

“Untuk SDN 3 Mandingin memang tidak ada murid baru atau nol siswa,” kata Badaruddin kepada wartabanjar.com, Jumat (17/7/2026).

Menurut data Dinas Pendidikan HST, 2.917 peserta didik baru kelas 1 diterima di 253 sekolah dasar yang tersebar di seluruh kabupaten.

Dari ratusan sekolah itu, hanya SDN 3 Mandingin yang tidak memperoleh siswa baru.

Fenomena tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena dapat memengaruhi keberlangsungan proses belajar mengajar di sekolah tersebut pada tahun-tahun mendatang.

Badaruddin mengatakan Dinas Pendidikan telah meminta pihak sekolah melakukan pendekatan langsung kepada warga di sekitar lingkungan sekolah.

“Kami persilakan pihak sekolah melakukan pendekatan secara door to door ke rumah warga agar anak-anak yang sudah cukup usia bisa didaftarkan ke SD tersebut,” ujarnya.

BACA JUGA: Dua SD di HST Tak Miliki Siswa Dinas Pendidikan Siapkan Merger

BACA JUGA: Banjir HST, 15 Sekolah dan Sejumlah Kantor Dinas Pemkab Terendam

Selain itu, Dinas Pendidikan akan mengevaluasi penyebab minimnya pendaftar, termasuk kondisi demografis, jumlah anak usia sekolah, dan kecenderungan orang tua memilih sekolah lain.

Badaruddin menegaskan, evaluasi tersebut penting sebagai bahan penyusunan kebijakan pendidikan agar pemerataan layanan pendidikan dasar di Kabupaten Hulu Sungai Tengah tetap terjaga.

Meski demikian, kegiatan belajar mengajar di SDN 3 Mandingin tetap berjalan seperti biasa dengan melayani siswa yang telah terdaftar pada kelas-kelas sebelumnya. (wartabanjar.com/Adew)

Editor: Yayu