Begini Skema Pengeluaran Racun Tubuh saat Berpuasa
Puasa yang dilakukan di bulan Ramadhan bisa dibilang merupakan cara mudah dan aman berdetoks.
Saat berpuasa, secara alami usus akan membersihkan diri.
Di saat yang sama, organ tubuh lainnya seperti hati dan lambung juga akan beristirahat.
Hati menjadi tempat menyaring segala sesuatu yang dikonsumsi maupun dihirup manusia, termasuk yang diserap dari permukaan kulit.
Dengan berpuasa, tentu ada jeda sekian jam bagi hati untuk beristirahat.
Sementara lambung merupakan keranjang makanan yang tidak protes meski yang masuk adalah makanan tidak sehat.
Bagi yang ingin memanfaatkan momen puasa sebagai detoksifikasi yang maksimal, perbanyaklah konsumsi buah dan sayuran segar, sebagai menu sahur dan berbuka.
Buah dan sayur adalah jenis makanan yang memiliki kandungan air dan serat yang tinggi, sehingga dapat membantu melancarkan pembuangan racun dari usus.
Selain itu, buah dan sayur juga mengandung banyak vitamin, mineral, dan antioksidan yang sangat diperlukan organ-organ tubuh.
Usahakan juga untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, oatmeal, roti gandum, ubi, jagung, atau singkong.
Karbohidrat kompleks itu lebih lambat dipecah menjadi gula darah, sehingga dapat membantu menjaga metabolisme energi dalam tubuh.
Sementara saat berbuka, sebaiknya awali dengan makanan yang ringan dan hindari makan yang berat terlebih dahulu, karena tidak sehat.







