WARTABANJAR.COM, BANDUNG – Direktur Utama (Dirut) Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) Yuddy Renaldi menyatakan mundur dari jabatannya. Langkahnya untuk meninggalkan kursi kepemimpinannya itu dikaitkan dengan pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus korupsi iklan senilai Rp 200 miliar.
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengaku sudah mengetahui langkah dirut BJB itu mundur dari kursi jabatannya. Namun, ia tidak mengetahui apakah ada hubungannya dengan pemeriksaan oleh KPK.
“Saya tidak tahu inti dari pengunduran itu,” jelas Dedi Mulyadi di Gedung Pakuan, Kota Bandung pada Rabu (5/3/2025).
Baca juga:Proliga 2025 Dibuka Duel Tim Putri Jakarta Electric vs Yogya Falcons
Ia pun meminta publik mengikuti dan menghormati seluruh proses hukum yang saat ini dijalankan oleh KPK terkait BJB.







