Erick Thohir Puji Garuda ID Mampu Tekan Duplikasi Tiket
Ukuran Huruf:
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir belum lama ini menyebut terjadi penurunan duplikasi tiket yang lumayan signifikan dari sebelumnya saat laga Australia ada 10 ribu tiket duplikasi, kemudian menurun menjadi 2.500 tiket duplikasi saat laga melawan Jepang tersebut.
Erick mengucapkan terimakasih kepada sejumlah pihak terkait seperti AFC, TNI, POLRI untuk kenyamanan dan keamanan pertandingan tersebut.
"Jadi, ini prestasi yang luar biasa, tetapi saya bilang saya bukan masalah komersilnya, bukan karena duplikasinya benar-benar, ini masalah keamanannya dan kita harus bisa ini menekan ya paling tidak di angka seribuan lah ya. Supaya benar-benar kalau ada apa-apa bisa kita jaga keamanannya," jelasnya, dikutip dari laman PSSI, Sabtu (23/11/2024).
Ia juga memuji kamera CCTV sudah berjalan dengan baik.
BACA JUGA: Libur Natal dan Tahun Baru 2025, Polri Siapkan 2.794 Posko Pengamanan
"Face recognition juga kemarin sudah bisa mulai terlihat, tetapi nanti di pertandingan bulan Maret antara web dengan sistem ini akan jadi satu. Jadi, nanti antara ticketing dan kamera face recognition itu langsung kelihatan semuanya," imbuhnya.
"Bahkan kemarin ada kasus yang kita kemarin mau serahkan juga mengenai pencurian handphone kita juga terdeteksi dari mukanya lalu kita cocokkan dengan tiketnya, orangnya kita tahu siapa. Jadi hal-hal ini yang membuat sebuah kenyamanan gitu," kata Erick lagi.
Untuk laga kandang bulan Maret mendatang, yaitu melawan Bahrain, Erick ingin hanya khusus kendaraan Presiden dan Wakil Presiden yang boleh masuk kawasan GBK, seperti yang diterapkan pada Asian Games 2018.
"Mohon maaf kita juga melakukan sistem seperti dulu Asian Games nanti yang boleh masuk itu hanya mobil presiden atau wakil presiden. Semua mesti jalan dikit ya memakai bugi (mobil golf), nah makanya saya cek akan buginya seperti apa. Jadi daerah (ring road) ini kita coba supaya kendaraan ini benar-benar kosong dari kendaraan," imbuhnya.
Selain itu, Erick juga meminta pelayanan lainnya seperti makanan, minuman hingga toilet agar bisa diatur lagi demi kenyamanan bersama saat pertandingan berlangsung. (berbagai sumber)
Editor: Yayu