WARTABANJAR.COM, MANCHESTER – Pep Guardiola menegaskan dia akan tetap menjadi manajer Manchester City meski klubnya terdegradasi karena dugaan pelanggaran aturan keuangan.
Pria berusia 53 tahun itu mengakhiri spekulasi berbulan-bulan tentang masa depannya dengan menandatangani perpanjangan kontrak baru berdurasi dua tahun di Stadion Etihad.
Dengan kontrak barunya itu membuat masa tinggalnya di klub menjadi lebih dari satu dekade, setelah bergabung dengan The Citizens pada musim panas tahun 2016 lalu.
Baca juga:Jelang Man City vs Tottenham di Liga Premier: Tambahan Semangat Skuad Guardiola
Guardiola telah berkomitmen pada masa depannya di Man City meskipun juara bertahan Liga Premier itu menghadapi 115 dakwaan dugaan pelanggaran keuangan, dengan putusan diharapkan akan diumumkan pada musim semi mendatang.
Man City menyangkal melakukan kesalahan apa pun dan Guardiola yakin klubnya tidak bersalah. Namun sanksi bisa diberikan jika dinyatakan bersalah, berupa denda besar, pengurangan poin, atau bahkan dikeluarkan dari beberapa kompetisi.
Memang benar, laporan dari bulan September mengklaim bahwa The Citizens mungkin berisiko tersingkir dari Piala FA dan Piala EFL serta Liga Premier, sementara juga tidak ada kepastian mereka akan diizinkan untuk terus bermain di Liga Champions atau Piala Dunia Antarklub FIFA jika mereka terbukti bersalah.
Dua belas bulan yang lalu, Guardiola mengatakan bahwa dia tidak akan mengundurkan diri sebagai manajer Man City jika klubnya dihukum dengan degradasi ke League One, dan dia mengulangi sentimen tersebut di depan media pada hari Jumat.