Karena Mpox terutama menyerang kulit, dr. Prasetyadi mengimbau agar siapa pun yang dicurigai terinfeksi Mpox dan mengalami gejala untuk tidak melakukan manipulasi pada lesi di kulit. Hal ini termasuk memencet, menggaruk, atau memanipulasi lesi yang ada.
“Lesi tersebut, baik yang masih basah maupun yang sudah mengering, berpotensi menularkan virus. Pasien juga tidak boleh berbagi barang-barang pribadi seperti handuk dan pakaian. Jika terdapat benjolan atau bintil yang mengalami luka atau erosif, sebaiknya segera diberi obat,” pungkas dr. Prasetyadi.(atoe/ip)
Editor Restu













