WARTABANJAR.COM, BARABAI– Masyarakat yang datang ke pasar murah dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di halaman Mapolres Hulu Sungai Tengah (HST), Kamis (18/6/2026), tak hanya berburu bahan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan tersebut juga menjadi wujud dukungan Dinas Perdagangan (Disdag) HST bersama sejumlah mitra distribusi pangan untuk membantu meringankan pengeluaran rumah tangga warga.

Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga gas elpiji 3 kilogram dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi Polres HST, Dinas Perdagangan HST, Perum Bulog, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, agen LPG, serta distributor bahan pokok.

Kepala Dinas Perdagangan HST, Irfan Sunarko mengatakan keterlibatan pihaknya menjadi bagian dari dukungan terhadap rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polres HST.

“Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi dan dukungan kami dalam menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Semoga manfaatnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” ujar Irfan.

Menurutnya, kolaborasi antarinstansi dan pelaku distribusi menjadi penting agar masyarakat lebih mudah memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga ketersediaan barang di pasaran.

Seorang warga, Maina, mengaku sangat terbantu dengan harga kebutuhan pokok yang dijual dalam pasar murah tersebut.

Ia menyebut harga gas elpiji 3 kilogram yang biasanya dibeli di kios seharga Rp35 ribu hingga Rp40 ribu, pada pasar murah dijual Rp18.500.

BACA JUGA: Gas 3 Kg Rp.18.500 Hingga Sunatan Massal di Hari Bhayangkara ke-80 Polres HST

BACA JUGA: Ratusan Peserta Adu Ketangkasan di Lomba Layang-layang Hari Bhayangkara ke-80 di HST

“Gas elpiji yang biasanya kami beli di kios sekitar Rp35 ribu sampai Rp40 ribu, di sini hanya Rp18.500. Minyak goreng juga lebih murah sehingga pengeluaran rumah tangga menjadi lebih hemat,” katanya.

Hal senada disampaikan Mahriani Ulfah, warga Desa Mandingin.

Ia mengaku bersyukur karena harga sejumlah kebutuhan pokok yang dijual jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran.