Bank Kalsel Dukung Digitalisasi Parkir di Banjarmasin
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Bank Kalsel berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin berkomitmen mendukung peningkatan kualitas layanan parkir secara digital di Kota Banjarmasin.
Komitmen Bank Kalsel dan Dishub Kota Banjarmasin diwujudkan melalui Sosialisasi Penyelenggaraan Parkir dalam Rangka Launching Seragam Juru Parkir Objek Retribusi Di Kota Banjarmasin Sekaligus Penyerahan dan Sosialisasi QRIS dari Bank
Kalsel kepada Pengelola dan Juru Parkir di Kota Banjarmasin pada tanggal 19 Agustus kemarin di Calamus Ballroom, Rattan in Banjarmasin.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina dan Direktur Utama Bank Kalsel,
Fachrudin menyerahkan secara simbolis pengalungan kode QRIS dan tanda pengenal serta seragam juru parkir kepada perwakilan Pengelola dan Juru Parkir di Kota Banjarmasin.
Baca Juga
Kaesang Terancam Tak Bisa Ikut Pilkada Jateng
Turut mendampingi Kepala Dinas Perhubungan, Selamet Begjo dan Kepala Cabang Utama Bank Kalsel, Muhammad Yamin.
Disaksikan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdako Banjarmasin, Akhmad Rivani; perwakilan Kejaksaaan Negeri Banjarmasin, Amir Giri M.; perwakilan Polresta Banjarmasin; perwakilan Dandim 1007/Banjarmasin serta pengelola dan juru parkir se-kota Banjarmasin.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin bersyukur karna Bank Kalsel selalu dipercaya dalam mendukung inklusi keuangan, memperluas penggunaan transaksi non-tunai, serta mendukung program pemerintah dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih efisien dan transparan.
"Bank Kalsel berkomitmen untuk mendukung transformasi digital di seluruh lapisan masyarakat, termasuk dalam sektor layanan publik seperti pengelolaan parkir. Dengan penerapan pembayaran QRIS (Quick
Response Code Indonesian Standard) bagi juru parkir se-Kota Banjarmasin, kami berharap dapat memberikan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan dalam transaksi pembayaran bagi Masyarakat” ungkap Fachrudin.
Dalam sambutannya, Ibnu Sina berharap para pengelola dan juru parkir bisa melek teknologi tanpa menjadikan alasan kesulitan ataupun handphone yang tidak support, karena sudah menjadi tuntutan di era digital saat ini.
“Dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini dapat meningkatkan transparansi yang maksimal. Sehingga akan berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir, dan diharapkan bisa
berdampak pada pembangunan kota Banjarmasin”, harap Ibnu.(rilis)
Editor Restu