Uang Palsu Marak, Begini Tips Polri Agar Tidak Tertipu

    WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Polda Metro Jaya mengungkap kasus temuan diduga uang palsu sebanyak Rp22 miliar di Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (15/06/2024). Oleh karena itu, polisi menyampaikan sejumlah cara untuk mengantisipasi peredaran uang gak jelas itu di tengah masyarakat.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, tips pertama agar terhindar dari penipuan duit palsu adalah memeriksa dengan teliti uang yang diterima.

    Baca juga: Demi Iklim Demokrasi, Komisi I DPR Tunda Bahas RUU Penyiaran

    “Periksa apakah ada tanda-tanda keaslian uang, seperti gambar, angka dan tulisan yang tajam dan jelas. Uang asli juga memiliki tanda keamanan seperti benang pengaman, tinta berubah warna atau cetakan bertekstur,” katanya seperti dikutip Wartabanjar.com.

    Baca juga: Demi Iklim Demokrasi, Komisi I DPR Tunda Bahas RUU Penyiaran

    Kemudian, lanjutnya, masyarakat dapat menggunakan alat bantu pengecekan uang aspal. Sekarang banyak detektor uang abal-abal yang tentunya bisa dimiliki masyarakat.

    “Saat ini sudah banyak tersedia alat bantu untuk memeriksa keaslian uang seperti pensil uang, detektor uang palsu atau aplikasi di telepon pintar,” katanya.

    Selanjutnya, warga diminta untuk tidak ragu menolak uang yang dicurigai palsu.

    Baca juga: Kejari Samarinda Lelang Barang Rampasan Negara ini

    “Jika ada kecurigaan, sebaiknya tidak menerima uang tersebut. Hal ini dapat mencegah kerugian dalam jangka panjang,” katanya.

    Selain itu, warga diminta untuk melaporkan ke polisi atau pihak berwenang setempat jika menemukan uang abal-abal.

    Baca Juga :   BMKG: Tidak Usah Khawatir Dengan Fenomena Badai Magnet

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI