Gerhana Matahari Total, Begini Keseruan Warga AS Saksikan Fenomena Alam Langka ini
Di seluruh AS, Meksiko , dan Kanada, seperti dikutip dari The Guardian, orang-orang berbondong-bondong mencari tempat untuk menyaksikan gerhana matahari total yang jarang terjadi, sementara prakiraan langit berawan mengkhawatirkan beberapa orang yang berharap.
Amerika Utara tidak akan lagi menyaksikan gerhana matahari total dari pantai ke pantai selama 21 tahun. Jutaan orang di seluruh negeri diperkirakan akan melakukan perjalanan untuk menyaksikan peristiwa langit tersebut. Tak pelak jika para pelancong gerhana di AS disambut dengan harga sangat tinggi dan reservasi penginapan yang buruk.
Di antara penonton yang penuh harapan adalah Jorge Martinez, yang tinggal di luar Dallas di Mesquite. Ia menyaksikan sejarah dari rumah bersama istri dan putri mereka yang berusia 3 tahun, Nati.
“Mudah-mudahan dia akan mengingatnya. Dia juga bersemangat,” katanya dikutip Wartabanjar.com dari Associated Press.
Baca juga: Usai Lebaran 2024, Begini Himbauan PJ Gubernur DKI Untuk Calon Pendatang Baru Jakarta Dekat Ennis, Texas, di selatan, resor trailer Range Vintage juga penuh sesak, terjual habis lebih dari setahun yang lalu. “Saya langsung memesannya, lalu saya memberi tahu istri saya, kita akan pergi ke Texas,” kata Chris Lomas dari resor pada hari Minggu.
Sekalipun awan menutupi acara tersebut, dirinya tetap berharap bisa mengalami momen itu.
“Hari tetap akan gelap. Ini sekedar berbagi pengalaman dengan orang lain,” ujarnya.
Pembuat peta gerhana Michael Zeiler telah melihat 11 gerhana matahari, dan sebelumnya telah berpindah lokasi pada menit-menit terakhir untuk mendapatkan cuaca yang lebih baik.
“Kami adalah kebalikan dari pemburu tornado, yang selalu mencari langit cerah,” kata Zeiler pada akhir pekan.