Sandra Dewi Salahkan Wartawan Yang Bikin Berita Tidak Benar

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Saksi kasus korupsi senilai Rp 271 Trilyun, Sandra Dewi meminta wartawan tidak membuat berita hoaks. Hal itu disampaikannya setelah menjalani pemeriksaan terkait tata niaga timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk.

Sandra diperiksa selama lima jam oleh penyidik Kejaksaan Agung. Dirinya juga meminta wartawan menggunakan data yang benar sebelum menulis beritanya.

“Doain ya, doain ya. Jangan bikin berita-berita yang tidak benar. Tolong lihat data yang bener,” kata Sandra Dewi dikutip Wartabanjar.com saat keluar dari gedung Kejaksaan, Kamis (04/04/2024).

Namun saat ditanya awak media soal berita yang tidak benar seperti apa, Sandra Dewi malah bungkam tak bisa menjawab. Dirinya memilih berjalan menerobos barisan wartawan yang ada di depannya.

Baca juga: KPU DKI Jakarta Sosialisasi Tahapan Pilkada

Sandra Dewi diketahui datang memenuhi panggilan penyidik pukul 09.25 WIB dan terlihat keluar pukul 14.14 WIB. Saat keluar, dia tetap melempar senyum kepada awak media yang telah menunggunya di pintu depan gedung Kejaksaan Agung.

Sandra Dewi enggan berkomentar banyak kepada awak media. Dia langsung masuk mobil Toyota Kijang Innova berwarna hitam sesaat setelah menyampaikan pesannya kepada wartawan.

Sementara Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Kuntadi mengatakan, tim penyidik memeriksa Sandra Dewi untuk mengetahui aliran uang hasil korupsi yang dilakukan suaminya, Harvey Moeis.