Akibat serangan tersebut, moratorium hukuman mati yang diterapkan Rusia pun dipertanyakan. Beberapa pejabat senior malah menyerukan agar moratorium tersebut dicabut agar mereka bisa dihukum setimpal dengan perbuatannya.

Sementara Prancis sendiri juga telah meningkatkan kewaspadaan antisipasi terornya tingkat tertinggi menyusul kejadian di Moscow tersebut. Apalagi menurut data intelijennya, Presiden Macron menyebut kelompok ISIS di balik serangan Moskow juga baru-baru ini menargetkan Prancis.

Macron juga memperingatkan Rusia agar tidak mencoba mengeksploitasi serangan tersebut untuk menyalahkan Ukraina. Karena tindakan itu menggambarkan sebagai tindakan yang sinis dan kontra-produktif.