Sebagai balasan, pemimpin Korut tersebut memimpin latihan militer, termasuk latihan tembak artileri dan latihan yang melibatkan unit tank. Korut tidak ingin kalah start dan mendapat serangan terlebih dahulu.
Kim Jong-un telah mendefinisikan hubungan antar-Korea sebagai hubungan antara “dua negara yang saling bermusuhan”. Dirinya yakin bisa mengendalikan wilayah Korea Selatan jika terjadi perang. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko







