"Seperti konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) untuk ibu hamil dan remaja, ibu melakukan pemberian makanan pada bayi dan anak (PMBA) secara tepat, melakukan inisiasi menyusu dini (IMD), memberi asi eksklusif pada hayi 0-6 bulan, memberi makanan pendamping ASI dan makanan lokal dengan terus memberi ASI hingga anak berusia 2 tahun. Selain itu dari segi sanitasi yaitu penggunaan jamban sehat dan cuci tangan pakai sabun juga sangat penting untuk dilakukan," paparnya

Pelaksanaan KAP, lanjut Kadinkes, dapat memudahkan penyampaian pesan kepada masyarakat, dan masyarakat dapat menerima dan melakukan perubahan perilaku yang diinginkan, dan dengan demikian upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pencapaian percepatan penurunan prevalensi stunting Balita sesuai target yang ditetapkan pada tahun 2024. (edj/*)

Editor: Erna Djedi