“Jadi oneway diberlakukan dengan melihat traffic counting yang dinamis,” kata dia.

Sedangkan ganjil-genap, Kapolri menyampaikan skema tersebut menjadi salah satu upaya diskresi kepolisian apabila terjadi peningkatan beban yang luar biasa di jalur tol.

Menurut dia, ganjil genap menjadi salah satu pilihan karena dapat mengurangi 20-28 persen.

“Saat ini Kakorlantas belum mengambil keputusan ganjil-genap mudah-mudahan bisa kita hindari untuk tidak kita gunakan.” Jelasnya.

Dalan kesempatan tersebut, turut mendampingi Dirut Jasa Marga Subakti Syukur, Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran, Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi, Asops Kapolri Irjen Pol Agung Imam Setya Effendi, Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, dan Kapolda Jabar Irjen Akhmad Wiyagus.

Kapolri dan jajaran juga menyempatkan meninjau rest area Km 62 dan menyapa pemudik secara langsung.(aqu/rls)

Editor Restu