Dia juga menjelaskan, seorang pemilik usaha air minum isi ulang bisa mendapatkan keuntungan yang menjanjikan. Jika dihitung secara kasar, dengan menjual sekitar 50 galon per hari, omset per bulan bisa mencapai jutaan rupiah.
Karyawan ini juga menjelaskan, pihaknyat tidak menawarkan konsep menjual dengan sistem isi ulang RO (Reverse Osmosis), selain karena berbiaya mahal, pemakaian listrik lumayan besar juga perawatannya agak mahal.
“Jadi segmen pasar kami mencoba untuk menjual usaha ini yang banyak dipakai oleh para pemula usaha yang bermodal sedang,” ungkapnya.
Terpisah, Karyawan Toko Global Filterindo yang juga disributor alat-alat air minum isi ulang, Aida mengatakan, membuka usaha pengisian air ulang ini sangat menguntungkan apalagi buat pemula.
Dia menjelaskan, bisa memulai dengan paket jenis satu atau dua tabung filternya.

“Intinya yang dijaga saat memulai usaha ini adalah kualitas, rasa dan tidak ada bau pada air tersebut, untuk harga paket di toko ini juga bervariatif dari yang harga paket yang terendah sebesar Rp 22 juta sampai dengan harga paket air isi ulang yang menggunakan system RO (Reverse Osmosis) yang merupakan harga yang termahal,” beber Aida.
Berikut beberapa keunggulan bisnis depot air minum isi ulang :
- Bukan bisnis musiman
- Keuntungan yang menjanjikan
- Tidak butuh keahlian khusus
- Bisa dijalankan bersamaan dengan usaha jualan lain di satu tempat
- Tidak membutuhkan tempat yang luas
(ibn)
Baca Juga : Paman Birin: Menjelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Kalsel Stabil
Editor : Hasby







