- Batasi Makanan Mengandung Gula Tambahan
Pastikan untuk membatasi konsumsi makanan yang terlalu banyak mengandung gula tambahan, seperti kolak, es buah, dan sebagainya.
Selain itu, kombinasikan pula konsumsinya dengan air putih. Hal ini sebagai kompensasi rasa haus yang mungkin muncul setelah kamu mengonsumsi asupan mengandung pemanis tambahan.
- Makan dengan Perlahan
Tata cara berbuka puasa yang baik selanjutnya adalah makanlah dengan perlahan dan bertahap. Kunyah makanan kamu hingga halus sempurna untuk membantu pencernaan menyesuaikan diri setelah berpuasa seharian.
Hindari makan atau minum terburu-buru, karena dapat membuat pencernaan kamu “kaget”. Menelan makanan tanpa dikunyah hingga halus juga membuat pencernaan bekerja lebih berat. Bukan tidak mungkin, kamu malah akan mengalami sembelit setelahnya.
- Hindari Porsi Terlalu Besar
Jangan menyantap hidangan berbuka terlalu banyak. Istirahatkan perut kamu setelah berbuka dengan menunaikan ibadah salat terlebih dahulu, baru kemudian dilanjutkan menyantap hidangan utama.
Sama halnya dengan poin sebelumnya, fungsi sistem pencernaan harus dibiasakan secara perlahan setelah seharian tidak kemasukan makanan ataupun minuman.
- Makan dengan Gizi Seimbang
Untuk makan malam, konsumsilah menu sehat dengan komposisi seimbang yang terdiri dari karbohidrat kompleks, protein, serat, lemak, vitamin, dan mineral.
Meski sedang berpuasa, kebutuhan gizi harian harus tetap dipenuhi. Hal ini demi menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
- Penuhi Kebutuhan Cairan
Konsumsilah cairan dalam jumlah cukup, yakni 1,5–2 liter atau sekiranya 8 gelas dalam sehari.







