Ia menegaskan fenomena ini bukanlah fenomena yang muncul setiap 100 tahun sekali, melainkan setiap antara 25 hingga 27 hari sekali.

Andi menjelaskan Venus yang terlihat di atas Bulan sabit tersebut sudah terjadi pada 24 Maret 2023 kemarin.

Selanjutnya fenomena seperti ini akan bisa disaksikan kembali di 23 April 2023.

Bukan Pertanda Bencana

Andi menegaskan fenomena venus di atas Bulan sabit tersebut bukanlah pertanda bencana atau fenomena lainnya.

Menurutnya, fenomena konjungsi Bulan dan venus ini adalah hal wajar terjadi setiap 25 hingga 27 hari sekali.

Sehingga, menurutnya, fenomena ini tidak menyebabkan dampak apapun baik ke seismik, vulkanis, atau oseanografis. (berbagai sumber)

Editor: Yayu