WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Upaya pemadaman kebakaran di kawasan pertokoan di Jalan Pasar Baru, Kelurahan Kertak Baru Ilir, Kecamatan Banjarmasin Tengah, sempat terkendala sumber air yang sulit didapat.

Sekadar informasi, kebakaran ini menghanguskan sebuah toko di pasar tersebut pada Rabu (22/3/2023) sekitar pukul 10.45 Wita.

Bangunan yang terbakar adalah toko Sinar Muda milik Yusuf Kusuma (77) yang menjual peralatan dan bahan bangunan.

Ketua Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin, Akhdiat Yosida sumber air di sekitar lokasi kebakaran minim sehingga waktu pemadaman menjadi lebih lama.

“Lokasi kebakaran cukup jauh dari lokasi sumber airnya. Airnya harus mengambil dari sungai,” ungkap Om Yos, kepada wartabanjar.com, di lokasi kebakaran.

Karena sulit, pihaknya kemudian melakukan estafet gabungan dengan cara air disedot dari sungai lalu disuplai ke got di dekat lokasi kebakaran, baru disedot lagi dan disemprotkan ke bangunan yang terbakar.

Ia juga membeberkan, hydrant di sekitar lokasi kejadian tidak berfungsi, sehinga harus mencari sumber air di tempat lain.

“Hydrant-nya itu yang menggunalan kilometer, jadi tidak digunakan untuk umum,” bebernya.

Dugaan sementara kebakaran tersebut, kata pria yang akrab disapa Om Yos ini adalah disebabkan arus pendek listrik.

“Jadi, yang terbakar itu barang-barang bangunan, seperti pipa, cat, minyak cat, dan lain-lainnya lagi,” katanya.

Untungnya dalam kejadian tersebut tidak sampai memakan korban jiwa dan kerugian material masih dalam tahap pendataan.

Sementara menurut seorang pemadam anggota PMK Kompair 66, Jejenk, selait sulitnya sumber air, penyebab pemadaman lebih lama juga karena banyaknya barang yang mudah terbakar.

Hampir 1 jam berjuang api kemudian berhasil dijinakkan, namun di bagian atas ruko tersebut masih ada sebagian yang masih menyala.

Jejenk mengatakan bahwa api yang berada di lantai 2 tersebut agak sulit dipadamkan karena banyaknya bahan bangunan yang terbuat dari kayu dan plastik.

"Api masih aktif di dalam ruangan yang dilihat sepertinya gudang, karena banyak barang-barang yang terbuat dari plastik dan kayu," katanya.