Karena itu, ia berharap para menteri, selain Menteri Keuangan, harus membaca kembali data realisasi APBN 2022 sebelum berkomentar mewacanakan rencana kenaikan BBM, khususnya alokasi subsidi energi. “Menurut saya tidak cukup alasan untuk menaikkan harga BBM untuk saat ini,” tutup Kamrussamad. (aqu)

Editor Restu