WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Pesawat Batik Air dengan ID 6263 ngerem mendadak di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Sabtu (30/7/2022) pagi membuat para penumpangnya panik.

Di antara penumpangnya adalah dokter Boyke Dian Nugraha menceritakan suasana dalam pesawat ketika pesawat Batik Air rem mendadak.

Pesawat tersebut seharusnya melakukan penerbangan dari Jakarta menuju Makassar.

Menurut Boyke, pesawat tersebut seharusnya terbang dari Bandara Soetta pada Sabtu (7/30/2022) pukul 05.30 WIB namun pesawat itu harus mengisi bahan bakar terlebih dulu.

"Jadi kita mula-mula diumumkan penerbangan terlambat karena ada pengisian bahan bakar. Kan harusnya 5.30," kata Boyke, saat dikonfirmasi sebelum terbang, Sabtu (7/30/2022).

Setelah itu, Boyke menyebut pesawat dalam kondisi lari untuk akhirnya lepas landas, namun tiba-tiba pesawat mengerem mendadak dan membuatnya kaget.

"Akhirnya pas kita berangkat jam 7.10 kira-kira mau naik mungkin 15 detik lagi terbang karena sudah mau lepas landas. Saya kan sering naik pesawat ya, tiba tiba direm. Itu yang namanya jantung deg-degan, artinya sudah ngangkang ke atas tiba tiba direm," katanya.

Boyke mengaku heran karena tiba-tiba pesawat tidak jadi terbang.

Setelah itu, pesawat malah kembali ke terminal dan tidak lanjut terbang.

"Semua kaget juga. Terus tiba-tiba pramugari bilang tenang tenang saja. Lah kita gimana mau tenang tiba-tiba pesawatnya belok ke terminal. Pas pesawat berhenti kan ada teknisi-teknisi terus saya ke toilet ketemu pilotnya, pramugarinya juga minta maaf," katanya.

Boyke menyebut sempat mendapat penjelasan dari pilot pesawat saat bertemu dengannya.

Dijelaskan, ada gangguan pada ban pesawat tersebut.

"Saya tanya kenapa, ban nya dok ada masalah. Jadi terima kasih juga untuk Batik Air, untuk pilotnya yang sigap menghentikan pesawatnya, coba kalau tidak dihentikan, malah bahaya, saya berterima kasih kepada Tuhan, pilotnya profesional. Selama ini saya naik Batik Air juga baik-baik saja, semoga acara lancar semua," ucapnya.

Dia ucapkan bersyukur kepada Tuhan karena pilot yang bertugas di pesawat itu profesional.

Boyke menyebut mengambil hikmah dari kejadian hari ini.