Pengancam Potong Leher Menantu Jokowi Dibebaskan, ini Kata Wali Kota Medan Bobby Nasution
WARTABANJAR.COM, MEDAN - Polrestabes Medan menerapkan restorative justice kasus penganiyaan dan pengancaman yang dilakukan Rizkan (27) terhadap seorang juru parkir (Jukir) E-Parking Pemko Medan.
Kasus pengancaman ini sempat viral, lantaran Rizkan mengeluarkan kata-kata menohok dengan mengancam akan mematahkan leher Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang juga menantu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
Perdamaian ini ditandai dengan pertemuan oleh kedua belah pihak yang diinisiasi oleh Walikota Medan Bobby Nasution di ruang Patriatama Polrestabes Medan, Selasa (10/5/2022) sore.
Turut hadir dalam perdamaian secara restorative justice ini Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda,
Dandim 0201/Medan Kolonel Inf Ferri Muzawwad, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa serta tokoh agama dan kedua belah pihak yang berperkara.
Wali Kota Medan, Bobby Nasution menyambut baik perdamaian kasus pengancaman antara Jukir E-Parking dengan pelaku.
"Saya rasa hal ini tidak perlu diperpanjang. Saya dapat informasi keluarganya Rizkan sudah berniat baik, Rizkan juga selama ini juga bersikap baik," ungkapnya.
Bobby mengatakan perbuatan Rizkan yang melakukan pengancaman dengan merupakan kekhilafan semata.
"Jadi memang kekhilafan saja bukan kebiasaan. Jadi sudah sepantasnya dimaafkan baik secara pribadi maupun secara hukumnya," katanya.
Sementara, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda mengatakan dengan berdamainya kedua belah pihak dan pencabutan laporan oleh korban, maka proses penyidikan kasus tersebut juga dihentikan.
"Jadi sesuai dengan ketentuan dalam Perkap 8 tahun 2021, jadi ini sudah menjadi persyaratan formil perdamaian dari kedua belah pihak kita terimakasih kepada pak Wali Kota Medan yang sudah menginisiasi dan kami akan segera
memproses ini dan kita bisa proses untuk penghentian penyidikannya," ujar Kapolrestabes Medan.
la mengatakan pihaknya saat ini sedang memproses administrasi pencabutan perkara tersebut sehingga Rizkan dapat segera dipulangkan.
"Ya kita upayakan agar hari ini proses administrasinya selesai untuk hari ini bisa selesai karena ini keinginan kita semua," pungkasnya.(aqu)
Editor Restu