Sementara Fachriadi mengungkapkan, membayar sisa fee 15 proyek awalnya Rp 100 juta, tapi hanya mampu bayar Rp 75 juta.

Baik Marhaini maupun Fachriadi menyebut total dana untuk fee yang diambil dari keuntungan proyek totalnya masing-masing Rp 300 juta dan Rp 240 juta.

Hampir semua pekerjaan di Dinas PUPRP HSU baik bina marga, cipta karya maupun bidang SDA, selalu ada fee.

"Bahkan, tiap tahun berbeda. Jika tahun ini fee 10 persen, maka naik jadi 15 persen pada tahun berikutnya,” ujar Marhaini yang juga Ketua Gapensi Kabupaten HSU. (tim)

Editor: Erna Djedi