WARTABANJAR.COM - Video petugas polisi menerobos derasnya arus banjir demi mengevakuasi warga viral di media sosial.

Tanpa menghiraukan derasnya arus, petugas polisi tampak menuntun warga untuk menerobos derasnya arus air.

Tampak ia menuntun dengan saling berpegangan bersama warga. Menerobos arus air yang mencapai lutut kaki orang dewasa.

Diketahui polisi tersebut berasal dari nggota Polsek Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur yang membantu warga melintasi derasnya aliran air yang meluap dan menutup akses jalan di Dusun Ngomber,
Desa Laok Jangjang, Minggu (05/12/2021).

Dilansir akun Instagram humaspoldajatim, ada tiga anggota polisi yang rela menerobos banjir untuk membantu mengevakuasi warga.

Yakni Kapolsek Kangean IPTU Agus Sugito, bersama anggota Bripka Faisal Effendi dan Bripka Hamsun Bisri S.

Kesiapsiagaan Polri tanggap bencana.
Kami tak akan pernah lelah hadir untuk masyarakat. Kapolsek Kangean IPTU AGUS SUGITO, SH., MH. bersama anggota (BRIPKA FAISAL EFENDI dan BRIPKA HAMSUN
BISRI S.) membatu evakuasi masyarakat korban bencana banjir di wilayah kangean, Sumenep, Kab. Madura."

View this post on Instagram

A post shared by 𝐁𝐢𝐝𝐇𝐮𝐦𝐚𝐬 𝐏𝐨𝐥𝐝𝐚 𝐉𝐚𝐰𝐚 𝐓𝐢𝐦𝐮𝐫 (@humaspoldajatim)

Menurut situs resmi Pemkab Sumenep, hujan deras yang mengguyur kawasan Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, selama 4 jam lebih, menyebabkan debit air meningkat, Minggu (05/12/2021).

Terdapat 3 (desa) yang mengalami banjir akibat debit air hujan meningkat.

Adapun lokasinya yang terkena luapan air hujan, yakni Dusun Ngomber Desa Laok Jangjang, kiriman debit air hujan yang besar meluap dan menutup akses jalan.

Kemudian di Dusun Bire Desa Duko, debit air hujan yang cukup besar sempat menggenang di SDN Duko III, air meluap ke rumah warga di sekitar SD. Dan di Desa Angon-angon, debit air hujan besar, meluap, dan sempat menggenang menghalangi akses jalan.

"Anggota Polsek Kangean bergerak cepat dengan melaksanakan pengamanan, pengaturan jalan dan membantu warga yang hendak menyeberang," ujar Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti.

Bahkan, petugas juga membantu mengatasi pengalihan air agar tidak masuk ke rumah warga.

Berita Sebelumnya Heboh Buku Yasin 40 Hari Vanessa Angel, Tak Ada Foto Bibi Hingga Berubahnya Nama Gala
Berita Selanjutnya Himbauan Polres Kotabaru Untuk 9 Wilayah Rawan Pasang Air Laut pada 6-9 Desember 2021, Cek Waktu Pasang