Kepala Basarnas Kaltim, Melkianus Kotta, membenarkan menerima laporan adanya kapal sembako yang hilang kontak tersebut.
“Kemarin kami menerima laporan lost contact KM Ar Rahman, bermuatan tiga orang, kontak terakhir kemarin pukul 16.30 Wita,” ujar Melkianus, Sabtu (31/10/2021).
Setelah itu, lanjut Kepala Basarnas, tidak ada kontak sama sekali dari kapal tersebut.
“Kapal dari Banjarmasin tujuan Tarakan, berangkat 25 Oktober 2021 pukul 07.00 Wita bergerak dari Banjarmasin,” ujarnya. (ehn)
Editor: Yayu Fathilal







