Pasar Bawang di Kawasan Pasar Lima Banjarmasin Pusat Perdagangan Rempah Kalsel
WARTABANJAR.COM - Kebakaran hebat melanda Pasar Bawang di Kawasan Pasar Lima Banjarmasin (Pasar Harum Manis II) yang berada di Jalan Pasar Baru, Kelurahan Kertak Baru Ilir, Banjarmasin Tengah, pada Senin (4/5/2026) dinihari.
Kebakaran ini menghanguskan puluhan bangunan yang sebagian besar merupakan toko dan gudang penyimpanan bawang serta rempah-rempah.
Meskipun area bagian dalam terdampak parah, pedagang di bagian depan pasar dilaporkan masih mencoba kembali beraktivitas normal setelah api berhasil dipadamkan.
Kebakaran di lokasi ini bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya kebakaran hebat juga melanda kawasan yang sama, pada Kamis dini hari, 26 Maret 2026.
Baca Juga: Pascakebakaran di Pasar Bawang di Kawasan Pasar Lima Banjarmasin, Pedagang Rugi Ratusan Juta
Baca Juga: Ali Lihat Api Sudah Berkobar di Pasar Bawang di Kawasan Pasar Lima Banjarmasin
Bagi warga Kota Banjarmasin Pasar Bawang merupakan ikon bagi Kota Seribu Sungai. Berada di Kawasan Pasar Lima, lokasi tersebut sebenarnya bernama resmi Pasar Harum Manis II.
Pasar Harum Manis merupakan kawasan pasar tradisional di Banjarmasin Tengah, terkenal sebagai pusat grosir bawang dan rempah-rempah terbesar di Kalimantan Selatan.
Pasar ini terletak di area strategis di samping Sungai Martapura, dan merupakan bagian dari kompleks pasar yang lebih luas di kawasan Pasar Baru/Pasar Lima.
Sejak akhir tahun 2022, pengelolaan pasar ini telah dialihkan dari pihak swasta ke Pemerintah Kota Banjarmasin, setelah berakhirnya masa Hak Guna Bangunan (HGB).
Kenapa disebut Kawasan Pasar Lima? Pasar ini menempati lokasi strategis, berada di ujung lima jalan atau lima persimpangan utama di kawasan pusat perdagangan tua tersebut.
Pasar Lima adalah salah satu kawasan perdagangan tertua dan paling vital di pusat Kota Banjarmasin.
Kawasan ini merupakan urat nadi ekonomi yang menghubungkan berbagai aktivitas grosir, eceran berbagai kebutuhan pokok.
Pasar ini dipercaya mulai berdiri sejak zaman kolonial Belanda.
Lokasinya berdampingan dengan kawasan Pasar Sudimampir dan Ujung Murung yang mulai dibangun pada 1920-an.