WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Akhirnya terungkap siapa yang membantu kaburnya selebgram Rachel Vennya dari karantina kesehatan di Wisma Atlet.
Rachel semestinya menjalani karantina selama delapan hari setelah melakukan perjalanan dari Amerika Serikat (AS).
Namun, baru tiga hari ia berada di tempat karantina, dikabarkan sudah tidak ada lagi di Wisman Atlet.
Kaburnya Rachel ini diduga melibatkan oknum TNI berinisial FS.
“Saat ini Pihak Kodam Jaya sedang dalam proses penyelidikan terkait berita kaburnya Selegram Rachel Vennya dari Karantina di RSDC Wisma Atlet Pademangan, pemeriksaan yang dilakukan dimulai dari hulu sampai ke hilir,” kata Kapendam Jaya Kolonel Herwin BS dalam keterangan tertulis, Rabu (13/10/2021), sebagaimana dilansir Detik.com.
Herwin menjelaskan, Kodam Jaya selaku Kogasgabpad COVID-19 menjelaskan pemeriksaan dimulai di bandara sampai di RSDC Wisma Atlet Pademangan. Setelah merunut kejadian kaburnya Rachel Vennya, ditemukan ada keterlibatan oknum.
“Dari hasil penyelidikan sementara, terdapat temuan bahwa adanya Oknum anggota TNI bagian Pengamanan Satgas di Bandara yang melakukan tindakan nonprosedural,” ucap Herwin.
Herwin memaparkan Keputusan Kepala Satgas COVID 19 Nomor 12/2021 pada 15 September 2021 menyatakan yang berhak mendapat fasilitas repatriasi karantina di RSDC Wisma Pademangan adalah pekerja migran Indonesia (PMI), pelajar atau mahasiswa Indonesia setelah mengikuti pendidikan atau melaksanakan tugas belajar dari luar negeri dan pegawai pemerintah yang kembali ke Indonesia setelah perjalanan dinas dari luar negeri. Rachel Vennya tak termasuk ketiganya.