Heboh Penampakan Awan Bak Ombak Membelah Langit di Pacitan, Jawa Timur, ini Kata BMKG

Awan ini bisa terjadi karena ada pertemuan dua masa udara dan kelembaban/kandungan uap air yang berbeda, dua hal yang mungkinkan, dipengaruhi oleh pertemuan angin regional dengan angin laut/darat atau terbentuk pada garis front dua masa udara yang berbeda kandungan uap airnya.

Dugaan kedua, awan ini terbentuk oleh Contrail pesawat jet, tetapi biasanya jejaknya relatif kecil diameternya dengan garis awannya lebih kuat dengan warna latar langitnya.

“Contrail ini umurnya sangat pendek biasanya dalam skala menit bisa hilang, bentuknya mirip awan cirrus,” lanjutnya.

Adanya beberapa dugaan ini disebabkan karena memang tayangan video awan di pacitan tersebut memang kurang jelas, sehingga dugaan awan tersebut adalah roll cloud atau contrail jejak pesawat jet.

“Yang pasti awan tersebut merupakan fenomena atmosferik biasa dan bukan merupakan pertanda akan terjadi sesuatu yang luar biasa misalnya akan terjadi gempa besar atau bencana lainnya,” ungkapnya.

Dia pun mengimbau warga tetap tenang dan tidak mudah percaya dengan isu yang berkembang dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Selama ini memang sebagian masyarakat kita ada yang menduga bahkan percaya adanya kaitan antara bentuk awan lurus di langit dengan pertanda akan terjadi gempa. Dugaan dan pendapat ini sebenarnya masih sangat spekulatif karena belum ada kajian ilmiah yang membuktikan kebenarannya dan secara empirik belum terbukti,” paparnya.

Berikut ini videonya:

https://www.youtube.com/watch?v=Z2vsbOHoQxQ

(brs/berbagai sumber)

Editor: Yayu Fathilal