Beredar video di media sosial diunggah oleh akun @kalseltoday, tentang antrean para driver ojol di sebuah gerai McD.

Dari lokasi yang ditandai di unggahan itu ada di Pulau Kalimantan dan dari bahasa yang digunakan jelas diketahui itu adalah Bahasa Banjar.

Tampak mereka bergerombol dan lahan parkir penuh.

Banyak netizen kemudian berkomentar antrean tersebut karena pesanan BTS Meal yang telah dipesan pelanggan mereka.

Ada juga yang menjelaskan bahwa pesanan tersebut sebelum pukul 11 siang atau sebelum menu BTS Meal resmi dijual, sehingga masih bisa dipesan via ojol.

View this post on Instagram

A post shared by HABAR INFO BERITA BANJARMASIN (@kalseltoday)

Tingginya permintaan pesanan makanan secara daring disambut positif oleh Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia.

Ketua Garda Indonesia Igun Wicaksono mengatakan dengan adanya program event BTS Meals akan meningkatkan kinerja layanan pesan antar makanan hingga 30 persen.

“Penyebabnya juga jelas karena saat ini pangsa pasar anak muda milenial yang menjadi fans BTS ataupun penggemar K-Pop sangat besar, untuk jumlah kenaikan kami dari Asosiasi Pengemudi Ojek Daring Garda Indonesia belum memonitor dan kalkulasi secara komprehensif seberapa besar nilai kenaikannya,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa saat ini protokol kesehatan yang diterapkan masih normatif sesuai UU Kesehatan, tetapi menurutnya yang perlu ditekankan adalah metode antrian saat melakukan pemesanan makanan.

“Pemesanan kali ini perlu dibuat nomor antrean agar tertib dan tidak menimbulkan kerumunan yang melebihi kapasitas suatu tempat, sehingga dapat dimonitor dan dikontrol oleh pihak manajemen restonya untuk bersama menjaga protokol kesehatan,” pungkasnya. (brs/berbagai sumber)

Editor: Yayu Fathilal

Berita Sebelumnya Warga Kampung Sasirangan Banjarmasin Digegerkan Penemuan Mayat Setengah Telanjang
Berita Selanjutnya KPU Kalsel: PSU Pilgub Kalsel Tahun 2020 Berjalan Lancar