WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi melemah dipicu meningkatnya klaim tunjangan pengangguran Amerika Serikat.
Pada pukul 9.45 WIB, rupiah melemah 18 poin atau 0,12 persen ke posisi Rp14.553 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.535 per dolar AS.
“Dolar AS nampak naik di awal sesi Jumat setelah kembali melemah kemarin akibat laporan klaim pengangguran AS yang meningkat, yang memicu peluang stimulus jangka panjang dari The Federal Reserve,” tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.
Di tengah stimulus moneter dan fiskal yang besar untuk memulihkan ekonomi AS, dolar AS tertekan akibat kekhawatiran utang jangka panjang negara tersebut.
Tetapi harapan pemulihan ekonomi yang lebih cepat daripada negara besar lainnya di dunia, membantu pelaku pasar mempertahankan minat pada dolar AS.







