Klaim Tujangan Pengangguran Amerika Serikat Pengaruhi Nilai Tukar Rupiah

Gubernur The Federal Reserve Jerome Powell sebelumnya mengisyaratkan bank sentral tidak akan mengurangi dukungannya untuk ekonomi AS, mencatat bahwa kenaikan harga-harga yang diperkirakan tahun ini kemungkinan bersifat sementara, dan memperingatkan bahwa kenaikan dalam kasus COVID-19 dapat memperlambat pemulihan.

Sementara itu, imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS 10-tahun turun di bawah 1,63 persen semalam. Imbal hasil obligasi AS mencapai 1,776 persen akhir bulan lalu, tertinggi dalam lebih dari setahun.

Pada Kamis (8/4) lalu, rupiah ditutup melemah 40 poin atau 0,28 persen ke posisi Rp14.535 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.495 per dolar AS. (ant)

Editor: Erna Djedi