18 Mei Bilang akan Naik Haji, 21 Mei Ngaku Batal, Menkeu Purbaya: Belum Saatnya Mungkin
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Saat ini nilai tukar rupiah mengalami penurunan, merosot hingga lebih dari Rp 17.000 per 1 dolar AS.
Kondisi ini tentu menjadi tekanan bagi pemerintah, terutama Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Dalam kondisi memiliki beban berat untuk memperbaiki nilai tukar rupiah, ujian lain datang untuk Menkeu Purbaya.
Ia mengaku batal naik haji tahun ini.
Hal tersebut diungkapkan Menkeu Purbaya pada pers, Kamis (21/5/2026) kemarin.
Seharusnya Menkeu Purbaya dan keluarga berangkat ke Tanah Suci Mekkah untuk menjalankan ibadah haji pada hari itu.
Kegagalan ini terasa mendadak karena Senin (18/5/2026) lalu, Menkeu Purbaya masih menginformasikan dirinya akan naik haji.
Saat itu, ia mengatakan akan naik haji selama 10 hari bersama keluarga.
Baca Juga: Kembali Klarifikasi Anggaran Susu, Buah, Plus Mi Instan, Wawali Banjarmasin Akui Teledor
Baca Juga: Hari Ini Raffi Ahmad Sendirian Naik Haji, Irfan Hakim Ngaku Iri dengan Suami Nagita Slavina
Meski mengaku sedih karena batal haji tahun ini, ia mencoba legawa.
"Enggak jadi (berangkat haji). Belum saatnya mungkin," ujar Purbaya di Kompleks Istana, Jakarta.
Purbaya enggan mengungkap alasan dirinya batal berangkat ibadah haji.
"Enggak. Belum saatnya mungkin," ucapnya.
Dia mengatakan, rencana ibadah haji akan dijadwalkan ulang pada tahun depan.
Purbaya mengaku sedih, namun menurutnya, memang tahun ini bukan waktu untuk menunaikan ibadah haji.
"Ya sedih, sedih enggak sedih lah. Karena memang belum saatnya mungkin," ucap dia.
Menkeu Pubaya pun meminta doa kepada masyarakat.
"Sekeluarga semua. Doakan tahun depan enggak batal lagi," ucapnya.
Menyinggung kemungkinan adanya arahan dari Presiden Prabowo Subianto atau tugas negara yang membuat batal naik haji, Menkeu Purbaya menepisnya.
“Nggak, nggak diminta Presiden, belum saatnya mungkin, belum rezekinya,” ujar Purbaya.
"Doain tahun depan nggak batal lagi,” lanjutnya.
(Wartabanjar.com)