Di sini Anda bisa menikmati udara segar di taman alami Kent Ridge Park di Buona Vista, lalu bergeser untuk melihat bangunan-bangunan bernuansa kolonial di Queenstown, dan singgah di berbagai kedai kopi dan pastries di Tiong Bahru.

Dari Spiderman hingga Captain America, komik-komik kuno tersedia di The Corleone Market.

Tempat ini juga menjual benda-benda fesyen dan beragam aksesoris lawas.

Sekali mendayung, dua-tiga pulau terlampaui.

Anda bisa berwisata di tiga area yang berdekatan tadi sambil berburu barang antik.

Bagi Anda kolektor fesyen, komik, dan aksesoris vintage, pastikan Anda sempat melihat koleksi di The Corleone Market yang terletak di Queensway Shopping Center.

Sementara, bagi Anda penggemar piringan hitam, cobalah bertandang ke YashaShii Trading di Bukit Merah Lane atau ke toko piringan hitam vintage di Curated Records yang terletak Tiong Bahru Road.

Mereka menjual koleksinya dengan harga yang sangat terjangkau.

Central South juga memberi opsi bagi pencinta koleksi antik yang cocok dipajang di rumah.

Emperor’s Attic misalnya, toko dengan spesialisasi furnitur, keramik, dan pajangan tradisional buatan tangan atau handmade.

Pilihan lain untuk menambah nuansa di rumah Anda ada di The Past Perfect Collection, yang khusus menjual perabotan dan furnitur yang minimalis namun masih lekat dengan unsur vintage.

City Hall
​​​​​​​
City Hall adalah distrik yang masih terhitung pusat kota Singapura.

Landmark dari kawasan ini didominasi oleh beberapa bangunan bersejarah, yakni Fort Canning Park, National Gallery Singapore, Asian Civilisation Museums, dan Civilian War Memorial.

Ramai di siang hari, banyak pehobi olahraga lari yang menjadikan City Hall sebagai track lari mereka.

Setelah menyusuri area pejalan kaki yang lebar dengan track sepanjang 3,5 kilometer, Anda bisa mampir ke jalanan di sekitar area distrik ini untuk mulai berburu koleksi retro.