Malam Jumat, Begini Tata Cara Berhubungan Suami Istri Sesuai Anjuran

Bagi seorang suami ketika hendak keluar air mani, dianjurkan membaca di dalam hatinya : “Alhamdulillahilladzi Kholaqo Minal Maai Basyaron Fajaalahu Nasaban Wa Sihron Wakaana Robbuka Qodiiron”.  Yang artinya : “Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan dari air mani manusia, maka ia menjadikan manusia itu beranak pinak, dan adalah Tuhanmu itu Maha Kuasa”.

Barang siapa membaca yang demikian niscaya anaknya menjadi anak yang sholeh dan soleh.

Ibnu Yamun menjelaskan, bahwasanya diperbolehkan melakukan jima’ di setiap waktu, baik malam maupun siang. “Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok tanam itu bagaimana saja kamu kehendaki.”(QS. Al Baqarah: 223).

Namun, Ibnu Yamun menjelaskan, disunnahkan melakukan jima’ pada malam Jumat, karena malam Jumat adalah malam paling utama dalam satu minggu. Nabi SAW bersabda: “Semoga Allah memberi rahmat kepada orang yang ia menyebabkan orang lain mandi wajib dan ia pun mandi wajib”.

Dan disunahkan apabila selesai bersetubuh maka hendaklah bersegera mandi jinabat, karena penulis menyebutkan di dalam kitab Al Yawaqitu wal Jawaahir : “Barang siapa sabar menahan sejuk/dinginnya air saat mandi jinabat, maka Allah ganjar atasnya pahala sebilangan bulu pada tubuhnya. Wallahu ‘alam”.

“Semoga ulasan yang demikian ini membawa manfaat bagi kita semua,” pungkas Ustadz Muhammad Rijal Fathoni. (has)