Senada dengan hal itu, Kadisporapar Paser, Yusuf Sumako meminta agar POPDA tetap dilaksanakan, namun diundur waktunya hingga kondisi memungkinkan dengan melaksanakan prosedur protokol kesehatan.

"Sebagai informasi kita bersama liga 1 Indonesia juga sudah mendapat restu tetap dilaksanakan dan dilaksanakan tanpa penonton. Untuk itu Paser menyatakan diri siap menjadi tuan rumah,"tegasnya.

Menanggapi berbagai usulan dan masukan dari Kabupaten dan Kota tersebut Agus Tianur didampingi Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga, Masturi Akbar T mengatakan bahwa sejauh ini hanya satu provinsi yang memutuskan melaksanakan POPDA yaitu Provinsi Jawa Tengah.

Dengan tata cara virtual dan dengan membatasi Cabor tertentu yang akan dipertandingkan. Sementara pelaksanaan Popnas di Palembang dan Bangka Belitung untuk atlet bila POPDA tidak terlaksana, maka akan dilakukan berbagai alternatif seperti untuk Sepakbola maka PPU bisa saja ditunjuk untuk mempersiapkan atlet bola atau senam.

"PPU lebih memiliki atlet yang siap bertanding dan saat ini memiliki track record yang baik, demikian juga untuk Cabor lain," jelasnya. (ant)

Editor: Erna Wati