BMKG Minta Waspadai Potensi Gempa di Sulawesi Tenggara

“Sultra berada pada segmen sesar mendatar, sementara di wilayah Sulawesi Barat berada di segmen sesar besar, dimana pergeseran sesar tersebut terjadi penumpukan frekuensi gempa besar sehingga keluar dengan jumlah yang cukup banyak,” jelasnya.

Meskipun demikian, ia tetap mengimbau masyarakat tetap waspada dengan kondisi saat ini, mengingat gejala alam belum dapat diprediksi secara pasti karena setiap saat dapat berubah.

Guna mendeteksi dini pergerakan sesar bumi tersebut, BMKG Stasiun Geofisika Kendari telah memasang sembilan alat pendeteksi dini gempa di sejumlah daerah di Sulawesi Tenggara di antaranya di Kabupaten Kolaka ada dua alat, kemudian Kolaka Utara, Konawe, Konawe Utara, Wakatobi dan Kota baubau masing-masing satu alat pendeteksi dini gempa. (ant)

Editor: Erna Wati