Kurma Israel Nomor Dua Setelah Arab Kuasai Pasar Dunia, Ini Negara Konsumennya

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Israel ternyata merupakan negara nomor dua terbesar dalam menngekspor buah kurma di seluruh dunia.

Untuk nomor satunya, masih tetap Arab Saudi. Meski demikian, nilainya ekspornya hampir dilewati Israel.

Laporan Statista menunjukkan, pada 2021, Arab Saudi adalah pengekspor kurma segar dan kurma kering paling besar di dunia, dengan nilai ekspor sekitar US$322,84 juta.

Israel adalah pengekspor utama kedua, dengan nilai ekspor kurma melebihi US$317 juta.

Sementara itu, menurut laporan Israel Agri, pembeli utama kurma asal Israel adalah Italia, Inggris, Amerika Serikat, Belanda, Spanyol, Prancis, dan Turki.

Prancis adalah importir kurma terbesar di Uni Eropa (29%).

Kurma yang tumbuh di Israel juga terdiri dari banyak varietas unggul, yakni

Medjoul 71.6%
Deri 6.1%
Hayani 6%
Dekel Nour 4.7%

Menurut laporan Tridge, meskipun nilai perdagangan kurma dunia sempat anjlok pada 2020, Israel masih tetap menjadi salah satu pengekspor kurma terbesar dunia dengan nilai total US$236,34 juta atau sekitar Rp3,5 triliun.

Hal ini bisa terjadi karena Israel masih menjadi pemasok kurma di negara importir besar, seperti Jerman, Belanda, Inggris, bahkan Amerika Serikat.

Sedikit penurunan ekspor kurma Israel yang terjadi di Prancis diprediksi karena Jerman mulai meningkatkan ekspornya dan Spanyol mulai mengambil alih pangsa impor kurma ke Prancis.

Sementara itu pada saat yang sama, Spanyol juga mendiversifikasi impornya dari Aljazair (US$5,81 juta atau sekitar Rp87,6 miliar) dan Afrika Selatan (US$1,52 juta atau sekitar Rp22,9 miliar). (berbagai sumber)