Tekan Stunting di Kalsel, Kolaborasi hingga Desa Jadi Kunci
Menurutnya, ketepatan pengukuran dan kesamaan pemahaman antarkader sangat menentukan kualitas data, yang menjadi dasar penyusunan program penanganan stunting.
"Pengukuran stunting berdasarkan apa yang diukur oleh kader kita di desa. Penyamaan persepsi, bagaimana cara mengukur dan menganalisis, merupakan hal yang sangat penting," ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa penanganan stunting tidak semata-mata mengejar penurunan angka. Lebih dari itu, program harus mampu menyentuh persoalan mendasar yang menjadi penyebabnya, seperti kekurangan gizi dan infeksi berulang.
Karena itu, intervensi perlu dilakukan secara terukur dan berkelanjutan, dengan dukungan serta pengawasan bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
Galuh berharap, koordinasi yang dibangun melalui rakor tersebut dapat memperkuat pelaksanaan program di lapangan, sehingga upaya penurunan stunting tidak hanya terlihat dalam capaian statistik, tetapi juga membawa perubahan nyata bagi kualitas hidup masyarakat.
"Semangat dari sebuah program itu bagus, tetapi bagaimana program ini dijalankan perlu integritas dan konsistensi. Kami berharap program-program yang dijalankan benar-benar berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (Wartabanjar.com)