WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Pekerjaan infrastruktur permukiman Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Tabalong yang didanai APBD Induk 2026 terus berjalan. 

Sejumlah pekerjaan jalan lingkungan dan drainase telah rampung, sementara enam paket pekerjaan lainnya masih dalam tahap persiapan tender.

Kepala Disperkim Tabalong, Slamet Riyadi, mengatakan pekerjaan infrastruktur yang telah berjalan meliputi perbaikan jalan lingkungan, pembangunan drainase, hingga pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah wilayah.

Baca juga: Tekad Murilo Mendes Bawa Barito Putera Juara Championship, Jelang Lawan RANS Nusantara

Baca juga: Min'am Naqi Jabat Pelaksana Tugas Kepala Inspektorat Banjar, Riza Dauly Pilih Jadi Staf

Pekerjaan drainase di antaranya dilaksanakan di kawasan Tanjung Selatan dan Jalan Basuki Rahmat, Hikun. 

Adapun pemasangan PJU tersebar di beberapa kecamatan, dengan sebagian lokasi telah selesai dikerjakan.

Sementara itu, sejumlah pekerjaan jalan lingkungan juga telah rampung, di antaranya di depan Hotel Aston Tanjung, Kompleks Linda Regency 10, serta di Kecamatan Kelua.

"Untuk yang melalui APBD Induk sudah semuanya tender, sudah berjalan semuanya, bahkan sudah beberapa lokasi selesai, seperti yang kemarin kami PHO yang ada di depan Aston, kemudian yang di Kompleks Linda Regency 10, kemudian di Kecamatan Kelua itu sudah selesai pekerjaannya," ujar Slamet, Kamis (5/11/2026).

PHO atau Provisional Hand Over merupakan proses serah terima pertama pekerjaan setelah dinyatakan selesai sesuai ketentuan kontrak.

Selain pekerjaan yang telah berjalan, lanjut Slamet, Disperkim Tabalong juga menyiapkan enam paket pekerjaan infrastruktur untuk ditenderkan.

Saat ini, dokumen pengadaan dalam tahap penyiapan sebelum diserahkan kepada Kelompok Kerja (Pokja) Pengadaan Barang dan Jasa.

Disperkim menargetkan proses lelang enam paket pekerjaan tersebut dapat selesai pada pertengahan November 2026, sehingga pekerjaan bisa segera dilanjutkan ke tahap pelaksanaan.

Slamet menambahkan, pelaksanaan pekerjaan infrastruktur permukiman pada 2026 menggunakan skema konsolidasi.

Dari sekitar 17 paket tender yang dilaksanakan, cakupan pekerjaan tersebar di 30 hingga 40 titik lokasi di Kabupaten Tabalong.