Kegiatan sosial dan lingkungan juga menjadi bagian dari rangkaian festival. Panitia menggalang donasi untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta merencanakan gotong royong membersihkan sungai di sekitar Kota Barabai.

Pada malam penutupan, panitia turut menyerahkan hadiah kepada pemenang stan terbaik dan bantuan kepada relawan pemadaman karhutla di HST.

Nadea berharap, dukungan Pemerintah Kabupaten HST terhadap kegiatan kepemudaan dapat terus berlanjut, sehingga Festival Pemuda Menyala bisa kembali digelar pada tahun-tahun berikutnya. (wartabanjar.com/*)