Pasokan Listrik Kalselteng Masih Defisit, PLN Percepat Penambahan Daya Jelang Nataru
Penambahan kapasitas tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem kelistrikan Kalselteng, terutama menjelang periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
PLN berharap sejumlah pembangkit yang saat ini menjalani pemeliharaan dapat kembali beroperasi sehingga kebutuhan listrik masyarakat pada periode akhir tahun dapat terpenuhi.
Selain upaya penambahan pasokan, Vigor menyebut perubahan cuaca dari musim kemarau menuju musim hujan juga berpotensi membantu mengurangi konsumsi listrik pelanggan.
Hal ini karena penurunan suhu udara umumnya dapat mengurangi penggunaan perangkat pendingin ruangan sehingga kebutuhan daya listrik ikut menurun.
"Dengan menurunnya suhu, biasanya kebutuhan konsumsi listrik dari pelanggan juga akan menurun. Maka, kecukupan daya biasanya lebih meningkat," ungkapnya.
Meski demikian, PLN tetap berupaya meminimalkan dampak apabila terjadi pemadaman, baik dari sisi durasi maupun luas wilayah terdampak.
PLN UID Kalselteng juga terus berkoordinasi dengan pengelola pembangkit untuk mempercepat penyelesaian pemeliharaan dan penanganan gangguan, sehingga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat dapat terus ditingkatkan, khususnya menjelang akhir tahun. (Wartabanjar.com)