Rekrutmen TNI AD 2026, Pemuda Bertato Adat Dayak Berpeluang Mendaftar
WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Kabar baik bagi pemuda adat Dayak yang memiliki tato adat dan bercita-cita menjadi prajurit TNI Angkatan Darat (AD).
Kodim 1008/Tabalong menyampaikan bahwa pemuda yang memiliki tato adat, khususnya tato adat Dayak, tetap berpeluang mengikuti rekrutmen TNI AD Tahun Anggaran 2026.
Hal itu disampaikan Ps Pasipers Kodim 1008/Tanjung Kapten Inf Ponidi, saat kampanye kreatif rekrutmen TNI AD di Aula Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Selasa (15/09/2026).
Menurut Ponidi, tato adat tidak otomatis menjadi penghalang untuk mengikuti proses pendaftaran. Namun, calon peserta harus dapat membuktikan bahwa tato yang dimiliki merupakan bagian dari adat.
Pembuktian tersebut dilakukan melalui surat atau keterangan dari Dewan Adat setempat, serta tetap harus memenuhi seluruh ketentuan dan tahapan seleksi rekrutmen TNI AD.
“Untuk rekrutmen kali ini, tato adat diperbolehkan untuk mendaftar, khususnya tato adat dari suku Dayak, dengan catatan dapat dibuktikan melalui surat dari Dewan Adat setempat dan tetap mengikuti ketentuan seleksi yang berlaku,” ujar Ponidi.
Dalam sosialisasi tersebut, Ponidi juga mengingatkan para pemuda dan pemudi yang berminat menjadi prajurit TNI AD agar memperhatikan batas usia.
Baca Juga: Petani Desa Habau Panen Padi di Tengah Kemarau Panjang, Hasil Capai 7 Ton per Hektare
Baca Juga: 300 Murid TK di Tabalong Belajar Kenali Bencana dan Cara Evakuasi
Untuk rekrutmen kali ini, batas usia maksimal calon peserta disebut 26 tahun.
“Batas usia maksimal 26 tahun. Jadi bagi pemuda dan pemudi yang sudah memenuhi persyaratan, jangan menunda. Segera mencari informasi dan mendaftarkan diri melalui jalur rekrutmen resmi,” katanya.
Ia mengatakan, kampanye kreatif tersebut digelar untuk memberikan informasi, sekaligus mendorong generasi muda di Tabalong memanfaatkan kesempatan menjadi prajurit TNI AD.
“Ini kesempatan emas bagi pemuda dan pemudi yang memiliki cita-cita menjadi prajurit TNI AD. Kami mengajak generasi muda untuk segera mendaftarkan diri dan mempersiapkan diri sebaik mungkin,” ujar Ponidi.