WARTABANJAR.COM, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mendukung penguatan kolaborasi antardaerah di kawasan Banua Anam, dalam menghadapi persoalan yang berdampak lintas wilayah, seperti kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta banjir.

Dukungan tersebut disampaikan Bupati HST Samsul Rizal, dalam pertemuan Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin, bersama kepala daerah se-Banua Anam dan Kabupaten Barito Kuala (Batola), di Aula Rumah Jabatan Bupati Tabalong, Sabtu (12/09/2026).

Forum tersebut mempertemukan kepala daerah dari Tabalong, Hulu Sungai Utara (HSU), HST, Hulu Sungai Selatan (HSS), Tapin, dan Batola, untuk memperkuat koordinasi menghadapi berbagai persoalan yang membutuhkan keterlibatan lebih dari satu daerah.

Bagi HST, kerja sama seperti ini penting karena penanganan bencana tidak selalu dapat dilakukan berdasarkan batas wilayah administrasi. Kondisi sungai dan aliran air yang saling berkaitan, misalnya, membuat upaya menghadapi banjir membutuhkan koordinasi antarkabupaten dan dukungan pemerintah provinsi.

Bupati Samsul Rizal menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai komunikasi dan sinergi antardaerah perlu terus diperkuat, agar penanganan persoalan di kawasan Banua Anam dapat berjalan lebih terpadu.

“Penanganan Karhutla dan banjir membutuhkan langkah bersama, sehingga koordinasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan instansi terkait perlu terus ditingkatkan,” ujarnya.

Baca Juga: Maulid Nabi Muhammad SAW di HST, Bupati Samsul Rizal Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah

Baca Juga: SMAN 8 Barabai Tantang Juara Bertahan SMAN 3 di Final Kapolres HST Cup 2026

Menurut Samsul, Pemkab HST berkomitmen mendukung langkah bersama yang dibangun pemerintah provinsi dan kabupaten tetangga. 

Selain kebencanaan, sinergi tersebut juga diharapkan dapat membuka ruang kerja sama dalam percepatan pembangunan, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara Gubernur Kalsel H Muhidin menyampaikan kondisi Karhutla di sejumlah wilayah mulai menurun seiring turunnya hujan.

“Hari ini kondisinya menurun drastis karena datangnya hujan. Alhamdulillah ini berkat kita berdoa, Salat Istisqa,” kata Muhidin.