Warga Korea Selatan Bakal Nikmati AI Premium Gratis
Chip ini termasuk salah satu chip AI paling bertenaga di pasaran saat ini, lazim dipakai untuk melatih sekaligus menjalankan model AI skala besar.
Uji coba beta dijadwalkan mulai September 2026, dengan peluncuran penuh menyusul akhir tahun ini.
Program ini digagas pemerintahan Presiden Lee Jae Myung. Salah satu tujuan utamanya adalah memperkuat industri AI dalam negeri, sekaligus mengurangi ketergantungan Korea Selatan pada model AI buatan Amerika Serikat dan China.
Lewat kewajiban pemakaian model domestik, pemerintah berharap warga terbiasa memakai produk AI buatan perusahaan lokal.
Strategi ini, sekaligus jadi cara pemerintah mendorong daya saing perusahaan teknologi Korea Selatan di kancah global.
Sejumlah negara lain sudah lebih dulu mengejar tujuan serupa, lewat pendekatan berbeda.
Komisi Eropa meluncurkan InvestAI pada Februari 2025, untuk menggerakkan dana hingga 232 miliar dollar AS (sekitar Rp 4.176 triliun).
India menyetujui IndiaAI Mission pada Maret 2024 dengan dana sekitar 1,25 miliar dollar AS (sekitar Rp 22,5 triliun), menyediakan puluhan ribu GPU bersubsidi bagi startup dan peneliti, sekaligus mendanai 20 proyek model AI buatan dalam negeri.
Bedanya, Eropa dan India berupaya membangun mesinnya sendiri, sedang Korea Selatan langsung menyerahkan produk jadi ke tangan warganya.
Sekitar dua pertiga warga Korea Selatan sudah pernah mencoba AI, dan sekitar 23 juta orang memakai tools AI generatif secara rutin.
Namun sebagian besar dari mereka masih memakai layanan gratis buatan asing, ChatGPT tercatat memiliki 23,45 juta pengguna Korea, disusul Gemini 8,45 juta pengguna, dan Claude 2,41 juta pengguna.
Dilaporkan, hanya sekitar 1,8 juta warga yang benar-benar membayar untuk layanan AI.
Kesenjangan besar antara pengguna gratis dan berbayar inilah yang jadi salah satu alasan pemerintah Korsel turun tangan langsung.
Pemerintahan Presiden Lee Jae Myung sudah mengalokasikan sekitar 7,2 miliar dollar AS (sekitar Rp 129,6 triliun) untuk belanja AI pada 2026, tiga kali lipat dibanding anggaran tahun sebelumnya. (Wartabanjar.com)