WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Seorang Lansia, Nova (60) bersama istrinya nyaris tercebur sungai saat jembatan Saka Harang atau jembatan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, ambruk pada Minggu (31/8/2026).

Nova tengah mengendarai mobil ketika jembatan Mantuil ambruk.

Bersama istri, Nova hendak melintas di jembatan naas tersebut dari arah pusat kota Banjarmasin menuju arah Pulau Bromo.

Di depan mereka, ada sebuah kendaraan roda dua dan truk bermuatan batu.

Mobil yang dikendarai Nova sudah berada persis di ujung jembatan dari arah pusat kota Banjarmasin, dan bersiap-siap melintas di atas badan jalan jembatan menuju arah Bromo.

Tiba-tiba, Nova dan istrinya menyaksikan jembatan ambruk, dan dua kendaraan di depan mereka yakni sebuah sepeda motor dan truk pengangkut material batu tercebur sungai.

Baca Juga Batik Air Batalkan Penerbangan, Pengelola Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya Pantau Kabut Asap

Baca Juga Sumber Air di Tumbang Nusa Diperdalam, Wagub Kalteng Pantau Karhutla hingga Dini Hari

Bunyi dentuman keras terdengar oleh Nova dan istrinya saat badan dua kendaraan di depan mereka menghantam permukaan air sungai.

Nova dan istrinya pun panik. Tak pikir panjang lagi, ia langsung mengarahkan mobil bergerak mundur menjauhi badan jembatan yang sudah dalam kondisi patah.

"Pas kejadian saya dan istri pakai mobil ada di sini pas mau lewat jembatan ini. Di depan kami ada motor dan depannya lagi ada truk muat batu. Begitu mau lewat tiba-tiba langsung ambruk. Saya kaget, istri saya ketakutan. Langsung mundurkan mobil jadi aman," ungkap Nova Senin (31/8/2026).

Mereka pun lolos dari insiden tersebut.

Meski demikian, ada sedikit rasa trauma yang menyelimuti istri Nova kerena kejadian ambruk persis di depan mata.

Sementara itu, hingga Senin sore ini, proses pengerjaan jembatan Bailey sebagai akses sementara bagi warga terdampak terus berlangsung. Perampungannya pun terus dikebut personel TNI Banjarmasin.