Kemarau dan Karhutla Ganggu Kebun, Petani Tomat dan Lombok di Banjarbaru Tambah Kedalaman Sumur
Ukuran Huruf:
“Saya berharap karhutla segera diatasi oleh pemerintah. Harapan saya juga agar hujan turun di daerah perkebunan ini,” harapnya.
Kondisi yang dialami Win menggambarkan tantangan petani hortikultura di tengah musim kemarau dan karhutla.
Ketersediaan air menjadi kebutuhan utama untuk mempertahankan produktivitas tanaman, sementara asap karhutla turut memberikan dampak terhadap aktivitas, dan kenyamanan masyarakat di sekitar kawasan perkebunan. (Wartabanjar.com)