Lomba Bertutur di Wayau Diharapkan Mampu Dorong Literasi Anak di Era Digital
Sementara itu, juara harapan I hingga harapan III mendapatkan piagam penghargaan, perlengkapan sekolah, dan uang tunai.
Juri sekaligus Ketua TP PKK Desa Wayau, Nuriyah, berharap kemampuan peserta tidak berhenti setelah mengikuti perlombaan di tingkat desa.
Dia mendorong para peserta untuk terus mengembangkan kemampuan bertutur dan bercerita, agar dapat mengikuti kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.
“Harapannya ke depan mungkin untuk para peserta bukan hanya ini saja, dan tidak hanya sampai di sini saja. Peserta yang ikut hari ini mungkin bisa ikut ke tingkat yang lebih tinggi lagi, seperti tingkat kabupaten kalau bisa, kemudian provinsi, apalagi kalau sampai nasional,” kata Nuriyah.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Wayau berharap budaya membaca dapat semakin tumbuh di kalangan anak-anak.
Dengan demikian, anak-anak tidak hanya memiliki kemampuan bercerita dan berkomunikasi dengan baik, tetapi juga memiliki kemampuan literasi yang kuat sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi dan informasi. (wartabanjar.com)